Perbedaan Antara Massa dan Berat

Massa adalah jumlah materi yang ada dalam tubuh, sedangkan berat adalah ukuran seberapa kuat gravitasi dalam hal itu. Massa adalah properti intrinsik tubuh dan tetap sama di mana pun tubuh berada. Berat adalah kekuatan, dan kekuatan adalah (Mass * Akselerasi). Berat suatu benda adalah massa kali akselerasi karena gravitasi. Berat tubuh berbeda berdasarkan tempat. Sebagai contoh, objek berbobot lebih sedikit di bulan di mana gravitasi lebih rendah dibandingkan dengan Bumi.

Grafik perbandingan

Grafik perbandingan massa versus berat
Massa Bobot
DefinisiMassa adalah jumlah materi dalam suatu benda terlepas dari volumenya atau gaya apa pun yang bekerja padanya.Berat adalah ukuran gaya gravitasi yang bekerja pada suatu benda.
Efek gravitasiMassa selalu konstan di mana saja dan kapan sajaBerat suatu benda tergantung pada gravitasi di tempat itu
Unit PengukuranMassa dinyatakan dalam kilogram (kg), gram (g), dan miligram (mg).Berat dinyatakan dalam Newton (N)
Balance digunakan untuk pengukuranMassa diukur menggunakan keseimbangan panci, keseimbangan balok tiga, keseimbangan tuas, atau keseimbangan elektronik.Berat diukur menggunakan keseimbangan musim semi.
Jenis kuantitasKuantitas skalar dan basisVektor dan kuantitas yang diturunkan

Pengukuran massa vs berat

Berat diukur dengan menggunakan skala yang secara efektif mengukur tarikan pada massa yang diberikan oleh gravitasi bumi. Massa tubuh diukur dengan menyeimbangkannya dengan jumlah massa lain yang diketahui. Massa dapat diukur menggunakan keseimbangan panci sementara Berat mungkin diukur menggunakan keseimbangan musim semi. Metode dapat dipertukarkan jika gravitasi diketahui dan konstan, seperti di bumi.

Efek gravitasi massa dan berat

Berat suatu benda tergantung pada gravitasi di tempat itu sementara Misa selalu konstan di mana saja dan kapan saja. Misalnya., Jika massa suatu benda adalah 60 kg, maka Bobotnya akan menjadi 600 Newton tetapi ketika dibawa ke Bulan, objek ini akan memiliki berat 100 newton karena gravitasi bulan adalah 1/6 dari Bumi. Tetapi massa benda itu akan tetap sama.

Massa bisa konstan sementara Berat bervariasi.

Faktor Eksternal Yang Mempengaruhi Berat Badan

Massa adalah ukuran intrinsik suatu objek dan karenanya tidak tergantung pada faktor eksternal. Berat, di sisi lain, tergantung pada massa yang menariknya dan gaya tariknya.

Konversi dari massa ke berat

Hukum kedua Newton digunakan untuk mengkonversi antara berat (gaya) dan massa:

Persamaan untuk gaya adalah F = ma (gaya = massa × akselerasi).

Di sini, F adalah gaya akibat gravitasi (yaitu berat), m adalah massa benda yang dimaksud, dan a adalah percepatan akibat gravitasi, di Bumi sekitar 9, 8 m / s² atau 32, 2 kaki / s²).

Dalam konteks ini persamaan yang sama sering ditulis sebagai W = mg, dengan W berarti berat, dan g untuk akselerasi karena gravitasi.

Berat relatif di Bumi, bulan dan planet lainnya

Berikut ini adalah daftar bobot suatu massa di permukaan beberapa benda di tata surya, relatif terhadap bobotnya di Bumi:

  • Berat pada Merkuri: 0, 378
  • Berat di Venus: 0, 907
  • Berat di Bumi: 1
  • Berat di Bulan: 0.165
  • Berat di Mars: 0, 377
  • Bobot pada Jupiter: 2.364
  • Berat pada Saturnus: 0, 910
  • Berat pada Uranus: 0, 889
  • Bobot pada Neptunus: 1.125

Gunakan berat vs massa

Dalam ilmu fisika, istilah "massa" dan "berat" secara kaku didefinisikan sebagai tindakan terpisah untuk menegakkan kejelasan dan ketepatan. Dalam penggunaan sehari-hari, mengingat bahwa semua massa di Bumi memiliki berat dan hubungan ini biasanya sangat proporsional, berat sering berfungsi untuk menggambarkan kedua sifat tersebut, artinya tergantung pada konteks. Misalnya, dalam perdagangan, berat bersih produk ritel sebenarnya mengacu pada massa dan dinyatakan dalam pound (AS) atau kilogram. Sebaliknya, peringkat indeks beban pada ban mobil, yang menentukan beban struktural maksimum untuk ban dalam kilogram, mengacu pada berat; yaitu, gaya akibat gravitasi.

Artikel Terkait