Air Mineral vs. Air Keran

Tidak seperti air keran yang dikirim langsung ke faucet Anda di rumah, air mineral adalah air kemasan yang mengandung mineral tambahan atau zat terlarut lainnya untuk nilai terapi atau perubahan rasa.

Grafik perbandingan

Grafik perbandingan Air Mineral versus Air Keran
Air mineral Keran air
metodeDiperoleh dari mata air alami. Biasanya dibotolkan pada sumbernya dalam gelas atau botol plastik.Air dikirim melalui sistem pipa, pompa dan sistem pemurnian ke rumah dan bangunan di negara maju dan berkembang.
KonsumsiLebih dari 3000 varietas air mineral dalam kemasan terjual di seluruh dunia.Air keran lebih murah daripada air mineral atau air botolan. Di beberapa negara tidak dikonsumsi karena kekhawatiran akan kontaminasi.
DefinisiAir yang mengandung mineral atau zat terlarut lainnya untuk nilai terapi atau perubahan rasa. Lihat juga air seltzer.Air keran adalah bagian dari sistem saluran air di dalam ruangan di mana air dikirim ke keran individual.

Keran air

Gambaran

Air keran, yang mungkin keras atau lunak, dikirim melalui sistem pipa, pompa dan sistem pemurnian yang kompleks ke rumah dan bangunan melalui keran individual. Plumbing indoor menjadi tersedia untuk dunia maju di akhir abad ke-19 dan umum di pertengahan abad ke-20 meskipun masih belum ditemukan di banyak daerah dan negara miskin. Pipa pasokan plastik menjadi semakin umum sejak sekitar tahun 1970, dengan berbagai bahan dan perlengkapan yang digunakan, namun pipa air plastik tidak membuat air sebersih pipa tembaga dan kuningan. Pipa tembaga adalah bakteriostatik. Ini berarti bakteri tidak dapat tumbuh di pipa tembaga. Air keran bisa rentan terhadap kontaminasi pipa logam.

Air mineral adalah air yang diperoleh dari mata air alami, yang dianggap memiliki manfaat kesehatan dan dikemas dalam sumber pengumpulan. Biasanya dibotolkan dalam gelas atau wadah plastik. Air mineral juga air di mana mineral ditambahkan secara artifisial.

Bahan kimia

Air keran dapat mengandung berbagai kontaminan yang relatif tidak berbahaya (zat penskalaan seperti kalsium karbonat dalam air keras dan ion logam seperti magnesium dan zat besi), dan gas yang tidak berbau (hidrogen sulfida). Kondisi geologis lokal yang mempengaruhi air tanah menentukan apakah dan dalam jumlah berapa bahan kimia ini ada di dalam air. Air mineral mungkin termasuk zat besi, magnesium, kalsium atau seng. Perrier, misalnya, adalah air mineral berkilau yang mengandung kalsium, magnesium, natrium, kalium, klorida, sulfat, fluorida, dan nitrat. Ini terjadi dalam jumlah yang bervariasi dengan kandungan mineral tertinggi, selain dari bikarbonat, menjadi kalsium. Dalam ΒΌ satu galon (botol liter), ada sekitar sepersepuluh ons (147, 3 mg) kalsium.

Konsumsi

Air mineral botolan, RO botolan (Reverse Osmosis) dan air ledeng tersedia di seluruh dunia. Sekitar 1 milyar botol air per minggu dipindahkan dengan menggunakan kapal, kereta api dan truk di Amerika Serikat saja. Kritik utama terhadap air minum kemasan menyangkut botol itu sendiri. Penggunaan individu air botolan umumnya dikemas dalam Polyethylene Terephthalate (PET).

Air ledeng dikatakan lebih ramah lingkungan daripada air mineral botolan.

Artikel Terkait