MMS vs. SMS

SMS ( Layanan Pesan Singkat ) dan MMS ( Layanan Pesan Multimedia ) keduanya digunakan di ponsel untuk komunikasi non-suara. Beberapa telepon rumah juga memiliki kemampuan SMS. Sementara SMS dan MMS adalah singkatan dari layanan, singkatan sering digunakan dalam bahasa umum yang berarti pesan itu sendiri yang dikirim menggunakan layanan.

Grafik perbandingan

Grafik perbandingan MMS versus SMS
MMS SMS
Berdiri untukLayanan Pesan MultimediaLayanan pesan singkat
Mekanisme transmisiPesan dikirim ke pusat pesan. Mereka kemudian dikirim ke penerima melalui internet, jika telepon mendukung format MMS. Jika tidak, MMS dapat dilihat di browser web.Pusat pesan bertanggung jawab untuk mengirim dan menerima teks. Mereka juga mencoba mengirim ulang pesan jika gagal pada percobaan pertama.
TantanganSpamming, adaptasi konten, daftar distribusi, kemampuan handset yang burukSpoofing dan spamming
UkuranTidak ada batas.160 karakter
Pemakaian1, 3 miliar pengguna aktif, 50 miliar pesan MMS, pendapatan $ 26 miliar (pada 2008)4, 1 triliun pesan teks SMS dikirim menghasilkan pendapatan sebesar $ 81 miliar (pada 2008)

Definisi

SMS adalah singkatan untuk Layanan Pesan Singkat dan merupakan komponen layanan komunikasi teks pada ponsel atau sistem komunikasi seluler, menggunakan protokol komunikasi standar yang memungkinkan pertukaran pesan teks pendek antara telepon rumah atau perangkat seluler.

MMS adalah singkatan untuk Layanan Pesan Multimedia dan merupakan cara standar untuk mengirim pesan yang menyertakan konten multimedia ke dan dari ponsel.

Sejarah dan Evolusi

Konsep SMS dikembangkan dalam kerjasama GSM Perancis-Jerman pada tahun 1984 oleh Friedhelm Hillebrand dan Bernard Ghillebaert dan Oculy Silaban. Pesan SMS pertama dikirim melalui jaringan Vodafone GSM di Inggris pada 3 Desember 1992. Pada 2008, 4, 1 triliun pesan teks SMS dikirim. SMS telah menjadi industri komersial besar, bernilai lebih dari 81 miliar dolar secara global pada 2006.

Pendahulu langsung ke MMS adalah sistem perpesanan gambar Jepang Sha-Mail yang diperkenalkan oleh J-Phone pada tahun 2001. Penerapan MMS awal diganggu oleh masalah teknis dan seringnya kekecewaan konsumen, tetapi Cina adalah salah satu pasar awal yang menjadikan MMS sebagai sukses komersial utama. . Di Eropa, pasar MMS paling maju di 2008 adalah di Norwegia, di mana sebagian besar pengguna ponsel Norwegia mengirim rata-rata satu MMS per minggu.

Pada 2008 tingkat penggunaan MMS di seluruh dunia telah melampaui 1, 3 miliar pengguna aktif yang menghasilkan 50 miliar pesan MMS dan menghasilkan pendapatan tahunan sebesar 26 miliar dolar.

Gateway dan Mekanisme Transmisi

Gateway SMS

Teks singkat dikirim ke Pusat Layanan Pesan Singkat (SMSC) yang menyediakan mekanisme store and forward. Pesan dikirim atau diantrekan untuk mencoba lagi jika upaya pertama gagal. Beberapa pusat juga mengakomodasi opsi 'maju dan lupakan' di mana pesan dikirim satu kali dan kemudian dibuang. Layanan ini dapat dicairkan oleh pengguna yang mengirim pesan dari telepon seluler atau menerima pesan teks. Pelanggan selalu dapat meminta laporan pengiriman untuk mengkonfirmasi jika pesan mereka telah diterima oleh pihak lain.

Transmisi MMS

Proses awal pengiriman dan penerimaan MMS sama dengan menerima SMS. Proses berubah ketika pusat pesan harus meneruskan MMS ke penerima. Jika penerima pesan ada di operator lain, maka MMS dikirim melalui internet ke operator penerima. Kemudian ditentukan oleh pusat pesan jika handset penerima mampu menerima MMS. Jika ya, URL dikirim ke telepon sebagai pesan teks agar peramban di telepon dapat menampilkan konten. Jika fasilitas tampilan MMS tidak tersedia, maka penerima hanya dapat melihat pesan di browser web.

Masalah dan Jebakan SMS vs MMS

Untuk konsumen

Tantangan yang terkait dengan pengiriman SMS termasuk spoofing dan spamming. Spoofing adalah proses di mana penipu menyamar sebagai pengguna dengan memanipulasi informasi alamat dan mengirim pesan ke jaringan rumah. Konsumen dapat memberikan informasi pribadi mereka dan menjadi korban dari serangan spoofing tersebut.

Spam spamming, di sisi lain, adalah proses di mana pengguna mengirim pesan promosi tentang berbagai produk sangat sering, bahkan jika dia belum berlangganan layanan itu.

Mengirim dan menerima MMS dapat menimbulkan masalah jika handset tidak mampu menerima pesan multimedia atau jika konfigurasi tidak diatur dengan benar.

Untuk penyedia layanan nirkabel

Mengirim pesan teks tidak menimbulkan masalah bagi operator nirkabel karena teknologinya telah disempurnakan selama bertahun-tahun. Namun, dalam keadaan ekstrem, penyedia layanan menemukan jaringannya macet. Ini menghambat aliran pesan dari pengirim ke penerima.

Adaptasi konten adalah salah satu masalah terbesar yang harus dihadapi operator nirkabel dengan pesan MMS. Ini termasuk mengubah format MMS agar penerima dapat membacanya dengan benar. Daftar distribusi juga menimbulkan masalah tertentu di mana fasilitas pengiriman MMS massal tidak dapat direplikasi seperti halnya dengan SMS.

Konfigurasi handset yang buruk juga merupakan masalah besar yang dihadapi penyedia layanan sehubungan dengan pengiriman pesan MMS. Jika konfigurasi handset tidak sesuai standar, pengiriman dan penerimaan MMS dapat gagal total.

Ukuran

Panjang SMS standar biasanya 160 karakter dan dapat dikirim dari ponsel biasa. MMS standar tidak memiliki batas karakter tertentu. Namun, seseorang dapat mengirim musik, animasi, dan media interaktif lainnya dengan MMS dari handset seluler yang dirancang khusus yang mampu menerima dan mengirim pesan multimedia.

Artikel Terkait