Perjanjian Baru vs Perjanjian Lama

Perjanjian Lama adalah divisi pertama dari Alkitab Kristen. Ini adalah kumpulan buku yang bervariasi dari satu gereja ke gereja dan tanggal lebih awal dari Perjanjian Baru. Perjanjian Baru adalah divisi utama kedua dari Alkitab Kristen. Ia juga dikenal sebagai Hukum Baru atau Perjanjian Baru .

Grafik perbandingan

Grafik perbandingan Perjanjian Baru versus Perjanjian Lama
Perjanjian Baru Perjanjian Lama
Jumlah Buku27 Buku39 Dalam Perjanjian Lama Protestan; 51 Dalam Perjanjian Lama Katolik; 55 Dalam Alkitab Ortodoks; 57 Dalam Alkitab Koptik
Kosa kataPerjanjian Baru berisi kosakata 4.800 kata.Perjanjian Lama berisi kosakata 5.800 kata.
KandunganPerjanjian Baru lebih berfokus pada kehidupan dan ajaran Yesus dan gereja Kristen.Perjanjian Lama menjelaskan sejarah penciptaan Dunia, eksodus orang Israel, dan Sepuluh Perintah yang diberikan kepada Musa oleh Allah.
Apa ituPerjanjian Baru adalah divisi utama kedua dari Alkitab Kristen.Perjanjian Lama adalah divisi pertama dari Alkitab Kristen.
BahasaYunaniBahasa Ibrani dan Aram
Apa yang harus Anda lakukan untuk dimaafkan?Yang harus Anda lakukan adalah bertobat dan Anda dimaafkan secara otomatis.Anda harus membawa domba sebagai korban agar dosa Anda diampuni.
Identitas ALLAHTrinitas Tuhan. (Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus.Tuhan adalah satu-satunya Tuhan (adalah 42: 8; Yes 44: 6)
AKHIR WAKTUYesus datang untuk menyelamatkan BumiTuhan (YHWH / Adonai) akan mengirim seorang utusan untuk membawa keselamatan di bumi.

Sejarah

Perjanjian Lama adalah divisi pertama dan satu-satunya sumber untuk sejarah Israel dan Yehuda, materi paling awal berasal dari abad ke-12 SM. Perjanjian Lama mirip dengan Alkitab Ibrani dan bervariasi terutama dalam urutan buku. Dalam Perjanjian Lama Kitab Maleakhi ditempatkan terakhir sedangkan dalam Alkitab Ibrani Kitab Tawarikh berada di urutan terakhir. Terjemahan Yunani dari Alkitab, yang dikenal sebagai Septuaginta, membentuk dasar dari gereja-gereja Ortodoks serta Perjanjian Lama Timur. Terjemahan Septuaginta dalam bahasa Latin yang dikenal sebagai Vetus Latina awalnya membentuk dasar Perjanjian Lama di gereja-gereja Barat, dan kemudian digantikan oleh Vulgata karya Jerome. Gereja-gereja Protestan mengikuti Biblia Hebraica Stuttgartensia .

Catatan pertama Perjanjian Baru - Ryland Library Papyrus P52, ditemukan bertanggal antara 117 dan 138 M. Teks aslinya telah ditulis oleh berbagai penulis dalam bahasa Yunani Koine. Belakangan buku-buku ini dibuat menjadi satu volume dan terdiri atas kanon atau set buku dua puluh tujuh.

Perbedaan dalam Konten

Perjanjian Lama ditulis dengan kosakata 5.800 kata sedangkan Perjanjian Baru ditulis dengan kosakata 4.800 kata.

Isi dan urutan buku-buku Perjanjian Lama bervariasi di berbagai gereja. Persekutuan Ortodoks memiliki 51 buku dan persekutuan Protestan memiliki 39 buku. Buku-buku termasuk Codex Vaticanus, Codex Sinaiticus, Codex Alexandrinus dan Peshitta. Ada buku-buku puisi, ucapan syukur, peribahasa kebijaksanaan dan para nabi.

Perjanjian Baru dapat berisi buku-buku tambahan seperti Tobit, Judith, Wisdom of Solomon, Wisdom of Jesus Seirach, Baruch untuk beberapa nama, dan juga beberapa tambahan pada bagian lain dari Alkitab. Perjanjian Baru berisi Injil, yang merupakan empat narasi kehidupan dan kematian Yesus, narasi dari pelayanan para Rasul, surat-surat yang dua puluh satu huruf awal yang ditulis oleh penulis yang berbeda, dan Nubuat Apokaliptik. Buku-buku ini fokus pada kehidupan Kristus, ajarannya dan juga sebuah buku nubuat yang memprediksi akhir zaman.

Ajaran Lama vs. Perjanjian Baru

Perjanjian Lama memberikan dasar bagi iman Yahudi-Kristen masa kini. Itu berbicara tentang sejarah bagaimana dunia diciptakan, eksodus orang Israel, dan Sepuluh Perintah yang diberikan kepada Musa oleh Allah, dan juga termasuk kisah-kisah kehidupan nyata. Fungsi teks ini adalah untuk mengajar orang melalui pengalaman orang sepanjang sejarah. Beberapa buku juga menubuatkan kedatangan Mesias dan akhir dunia.

Sebaliknya, Perjanjian Baru lebih berfokus pada kehidupan dan ajaran Yesus dan gereja Kristen. Kisah-kisah tersebut diriwayatkan melalui Injil dan menekankan pentingnya pengorbanan Yesus. Fungsi Perjanjian Baru adalah untuk memimpin orang untuk mengikuti teladan Yesus lebih dekat. Buku-buku lain, yang ditulis oleh berbagai penulis juga berbicara tentang akhir dunia dan pertempuran terakhir antara yang baik dan yang jahat.

Artikel Terkait