Pompa vs. Stiletto

Perbedaan antara pompa dan stiletto terletak pada ukuran tumitnya. Pompa biasanya tertutup atau peep-toe dengan tumit 1 inci atau kurang. Stiletto di sisi lain bisa dengan tali atau tertutup tetapi pasti akan memiliki tumit panjang tipis 1 inci atau lebih.

Grafik perbandingan

Grafik perbandingan pompa versus Stiletto
Pompa Stiletto

Jenis sepatuSepatu dengan potongan depan rendah dan biasanya tanpa pengikat atau tali. Tali pergelangan kaki memang membuat penampilan sesekali pada sepatu pompa.Sepatu dengan tumit panjang dan tipis, biasanya 1 inci hingga 10 inci, dikenal sebagai stiletto.
Juga dikenal sebagaiSepatu ini dikenal sebagai sepatu pengadilan dalam Bahasa Inggris Inggris dan Pompa dalam Bahasa Inggris Amerika.Stiletto 5 cm dan lebih pendek dikenal sebagai tumit kucing.
Dipakai untukPompa bisa dipakai sebagai pakaian kasual maupun sepatu formal oleh pria dan wanita.Dipakai oleh wanita pada acara-acara formal dan meriah.
ContohPompa paten hitam dikenakan dengan sepasang celana ketat, rok, dan kemeja.Stiletto menambah kelas dan panache untuk pakaian malam wanita.

Pompa dan Stiletto, dari Di Marni

Pompa dan Tumit Stiletto

Pompa biasanya sepatu datar atau bertumit rendah. Plimsolls kanvas dengan sol karet juga dikenal sebagai pompa. Mereka datang dalam berbagai ukuran tumit tetapi tidak ada yang sangat tinggi atau sangat sempit. Sebagian besar ujung tumit lebih lebar dan begitu pula tumitnya. Sebagian besar pompa memiliki jari kaki bulat atau mengintip.

Tumit stiletto tipis dan panjang. Inti dari tumit adalah batang dari baja atau paduan padat. Stiletto biasa digunakan dalam sepatu bot dan sepatu dan diberi nama setelah belati stiletto. Panjang tumit bervariasi dari beberapa inci hingga hampir 25 cm. Ketinggian dapat ditingkatkan jika sol platform digunakan. Biasanya, tumit stiletto tipis, panjang dan sempit berakhir di ujung karet atau logam dengan diameter kurang dari 1 cm.

Stiletto

Perbedaan Bahan yang Digunakan untuk Membuat Pompa dan Stiletto

Pompa atau sepatu pengadilan yang digunakan untuk menari biasanya terbuat dari satin, cokelat, atau warna lainnya. Pompa untuk pria biasanya dibuat dari kulit paten. Kulitnya utuh dan dilapisi kain. Solnya tersangkut di bagian bawah atau dijahit bersama dengan flap yang menyembunyikan jahitannya. Satu-satunya yang terbuat dari lapisan kulit dan busur sutra adalah sentuhan terakhir.

Stiletto dapat dibuat dari bahan apa saja tetapi yang paling disukai adalah kulit paten. Stiletto dengan poros logam di bagian tumit juga diproduksi dengan tabung logam internal untuk penguat di dalam plastik cetakan. White stiletto adalah pakaian standar dalam kontes kecantikan di babak pakaian renang.

Banding dan Kenyamanan Estetika

Pompa memiliki penampilan formal saat dikenakan dalam kombinasi dengan tuksedo atau jas. Mereka bisa kasual ketika accessorized dengan rok atau celana jeans. Namun demikian, faktor kenyamanan naik tinggi dalam hal pompa jika dibandingkan dengan stiletto.

Stiletto, di sisi lain, identik dengan femme fatale dalam budaya populer. Mereka menciptakan ilusi kaki yang lebih panjang, lebih ramping dan tinggi keseluruhan keseluruhan. Postur dan gaya berjalan pemakai ditingkatkan dengan keunggulan yang diberikan pada payudara dan bokong. Stiletto memiliki sifat menggoda dan tampil sangat feminin.

Pompa

Sejarah Pompa dan Stiletto

Pompa telah digunakan selama ratusan tahun. Mereka awalnya digunakan sebagai sandal datar untuk menari. Itu pada tahun 1838 bahwa sepatu pompa 2 inci bertumit dirancang oleh Alfred Gabriel disebut D'Orsey Pump. Sebagian besar pompa memiliki jari kaki bundar dengan ketinggian tumit berbeda. Stiletto populer pada 1950-an dan orang di balik popularisasi ini adalah Roger Vivier. Mereka tetap populer hingga tahun 1960-an dan 1980-an, kini sekitar 2000 wanita sekali lagi menemukan keajaiban menggunakan stiletto untuk berpakaian.

Belanja untuk

  • Pompa - Bootie, Bagal, Penonton, dan gaya lainnya di Amazon.com
  • Stiletto - dalam Red High Heels, Sparking Blue, dan banyak lagi warna di Amazon.com

Artikel Terkait